6 Cara Mengurus Sertifikat HGB Menjadi SHM

Cara Mengurus Sertifikat HGB Menjadi SHM – Ada beberapa jenis sertifikat sebuah bangunan, salah satunya adalah sertifikat Hak Guna Bangunan atau biasa disebut dengan HGB. Dengan sertifikat HGB status kepemilikan bangunan bagi seseorang sudah sangat kuat, namun ada sertifikat yang lebih menguatkan sesorang atas kepemilikan rumah yakni, Sertifikat Hak Milik (SHM). Jadi jika kamu ingin memiliki kekuasaan penuh atas hunian maupun rumah yang dibeli maka kamu harus memiliki setifikat SHM.

Perlu waktu dan keseriusan seseorang untuk meningkatkan status sertifikat HGB menjadi SHM, sebab dengan begitu dia akan memiliki kuasa penuh terhadap sebuah bangunan. Tidak mudah, namun bukan berarti tidak bisa. Apalagi di era sekarang, semua pengurusan surat sudah sangat rapi dan bisa dilakukan secara online. Status proses juga bisa dipantau setiap saat.

Jadi menurut kami, tidak ada alas an untuk menunda proses pengurusan meningkatkan sertifikat dari HGB menjadi SHM. Jika kamu belum mengetahui bagaimana cara dan proses mengurus HGB menjadi SHM, silahkan baca artikel ini sampai selesai yah.

Apakah HGB bisa naik ke SHM?

Sebelum mengurus sertifikat HGB menjadi SHM, ada beberapa hal yang mesti kamu ketahui mengenai sertifikat HGB dan sertifikat SHM. Salah satunya adalah apakah HGB bisa naik ke SHM? Jawabannya adalah bisa. Lalu kenapa sih harus dinaikkan ke SHM? Seperti yang sudah dijelaskan diatas, jika kamu ingin memiliki kuasa penuh terhadap sebuah bangunan, maka kamu harus merubahnya menjadi SHM. Sebab sertifikat HGB memiliki batas waktu yang ditentukan.

Berapa tahun masa berlaku HGB?

Pemerintah melalui pasal 36 ayat (1) UUPA menetapkan masa berlaku sertifikat HGB selama 30 tahun, dan dapat diperpanjang hingga batas waktu 20 tahun. Hak guna bangunan ini dapat dimiliki oleh setiap WNI dan badan hukum yang didirikan menurut hukum Indonesia dan berkedudukan di Indonesia.

Berapa lama proses pembuatan sertifikat HGB menjadi SHM?

Lalu berapa lama proses pengurusan kenaikan sertifikat dari HGB menjadi sertifikat SHM?. Jika semua persyaratan dokumen dilengkapi untuk proses peningkatan sertifikat HBG menjadi SHM tidak memerlukan waktu yang lama, biasanya proses ini tidak lebih dari 7 hari kerja. Hal ini berlaku apabila nomor haknya yang berupa HGB digantikan dengan nomor hak berupa SHM, tanpa mengganti buku sertifikatnya.

Berapa biaya peningkatan HGB ke SHM?

Biaya pengurusan peningkatan HGB ke SHM tergantung dari luas tanah atau property yang dimiliki. Ada beberapa elemen biaya yang harus disiapkan oleh seseorang yng ingin merubah status sertifkat HGB menjadi sertifikat SHM. Berikut beberapa elemen biaya yang harus ditunaikan.

a. Biaya pendaftaran
b. BPHTB (Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan)
c. Biaya Notaris Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)
d. Biaya pengukuran
e. Biaya Konstatering Report

Apa perbedaan SHM dengan SHGB?

Lalu apa sih sebenarnya perbedaan antara sertifikat SHM dengan sertifikat SHGB? SHM merupakan sertifikat kepemilikan tertinggi secara hukum. Berbeda dengan SHGB yang hanya memiliki kuasa atas bangunan saja. SHM merupakan kepemilikan properti hak milik dimana pihak owner memiliki hak sepenuhnya dalam jangka waktu tidak terbatas.

Cara Mengurus Sertifikat HGB Menjadi SHM

Nah, setelah membaca penjelasan singkat diatas. Saatnya kamu lanjutkan membaca bagaimana cara Cara Mengurus Sertifikat HGB Menjadi SHM yang sudah kami siapkan berikut ini.

Siapkan sertifikat HGB asli

Untuk mengurus peningkatan sertifikat HGB menjadi SHM, diperlukan sertifikat HGB yang asli. Jika, sertifikat SHGB ternyata hilang atau terselip entah kemana. Silahkan segera mengurus surat kehilangan ke kantor polisi terlebih dahulu lalu datangi kantor pertanahan setempat untuk mendapatkan sertifikat SHGB asli.

Fotokopi IMB

Izin Mendirikan Bangunan (IMB) harus ada sebelum mendirikan bangunan. Sebelum mendirikan IMB, pemilik rumah harus mengurus ke dinas tata ruang dan bangunan wilayah setempat. Jika tidak memiliki IMB, pemilik dapat menggunakan surat keterangan dari kelurahan sebagai ganti IMB.

Fotokopi KTP

Fotokopi KTP sebagai bukti bahwa kita adalah warga negara Indonesia, fotokopi surat bukti pembayaran pajak dan bangunan terakhir untuk memastikan bahwa luas tanah dan bangunan sesuai dengan yang kita bayar.

Surat pernyataan.

Ada dua surat pernyataan yang harus disertakan dalam dokumen pengajuan. Pertama, surat permohonan pengubahan status sertifikat kepada kepala kantor pertanahan setempat.

Kedua, surat pernyataan bahwa kita tidak memiliki tanah lebih dari 5 bidang atau total luas 5.000 meter persegi. Form ini disediakan oleh kantor pertanahan.

Biaya Ubah HGB ke SHM

Tarif menaikkan status HGB menjadi SHM diatur sebesar (2% x (NJOP tanah – Rp 60 juta)). Biaya yang kita keluarkan akan masuk ke kas negara.
Misalnya luas tanah 100 m2 dengan NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) Rp 1 juta per m2. Maka, ongkosnya sebesar:
(2% x (Rp 1 juta x 100 – Rp 60 juta))
= (2% x (Rp 100 juta – Rp 60 juta))
= 2% x Rp 40 juta
= Rp 800 ribu

Untuk langkah-langkah cara mengurus sertifikat HGB menjadi SHM sebagai berikut:

1. Silahkan Datang ke Kantor BPN di wilayah properti yang terkait.
2. Lalu, silahkan menuju loket pelayanan dan serahkan dokumen persyaratan mengubah hak guna bangunan yang telah disiapkan.
3. Selanjutnya silahkan isi formulir permohonan yang bertanda tangan di atas materai. Di dalamnya wajib mengisi pernyataan tanah tidak sengketa, luas tanah yang diinginkan, pernyataan tanah dikuasai secara fisik, pernyataan bahwa tidak menguasai tanah lebih dari lima bidang untuk rumah tinggal.
4. Kemudian lakukan pembayaran di loket pembayaran. Harga pendaftaran untuk luas tanah maksimal 600 m2 adalah Rp50.000.
5. Setelah itu tinggal anda menunggu, proses peningkatan sertifikat HGB menjadi SHM akan dilakukan oleh petugas selama kurang lebih 5 hari kerja.
6. Setelah itu silahkan ambil SHM setelah lima hari loket pelayanan.

Tidak ribet kan ? Jika anda tidak memiliki waktu untuk mengurus, anda bisa menggunakan jasa orang lain seperti notaris, tentu biaya yang dikeluarkan lebih besar.

Dengan memiliki SHM, tentu tanah dan bangunan cenderung memiliki harga yang lebih mahal dan cepat laku. Sebab jika status masih HGB, calon pembeli akan berfikir akan ribet jika mengurus SHM.

SHM juga dapat dijadikan sebagai jaminan pinjaman pada bank. Jika anda butuh modal, memiliki SHM sangat membantu.

Demikian artikel Cara Mengurus Sertifikat HGB Menjadi SHM ini kami sajikan, semoga dapat membantu serta bermanfaat untuk anda..

Related posts