8 Tips Memilih dan Menggunakan Parquet Lantai Kamar Mandi

8 Tips Memilih dan Menggunakan Parquet Lantai Kamar Mandi – Pernah berpikir untuk memasang Parquet lantai Untuk Kamar Mandi? Atau memakai parquet di area basah lainnya? Mungkin ini terdengar absurd, bagaimana mungkin memasang parquet di kamar mandi? Namun sebetulnya, menggunakan lantai kayu di area kamar mandi bukanlah hal yang mustahil.parquet lantai

Pada negara-negara maju yang sangat umum memakai parquet, parquet nyaris digunakan di setiap perumahan maupun perkantoran. Dan di banyak kasus, parquet juga sering kali dipasang di area basah atau bahkan sering terkana air seperti kamar mandi maupun luar ruang.

Jenis lantai kayu decking secara khusus didesign supaya tahan air dan outdoor, ini memungkinkan pemasangan di area basah tidak masalah. Namun seperti kita ketahui bahwa lantai kayu solid decking tidak memiliki corak permukaan seperti parquet pada umumnya yang sangat beragam, yang dapat kita sesuaikan dengan berbagai interior dan tema kamar mandi kita.

Lantai Kayu Decking (Decking Flooring) merupakan lantai kayu yang secara khusus di design bagi instalasi di luar ruangan (outdoor). Sebab memang bahan kayu nya sangat kuat terhadap hujan dan juga matahari. Lantai kayu decking pemasangannya dilakukan dengan cara di bor ke media penyangga dibawahnya entah itu plesteran, kayu, danlainnya. Lantai kayu decking banyak dipakai untuk pinggiran kolam renang, kolam ikan, taman maupun parquet kamar mandi.

Lantai kayu decking yang tersedia biasanya terbuat dari bahan kayu berikut :

• Kayu Umea

• Kayu Ulin – Sulawesi (Kayu Besi).

• Kayu Momala (Kayu Batu)

Chamwood Flooring Untuk Kamar Mandi

Keterbatasan decking flooring adalah terbatasnya corak dan warna, namun sekarang tersedia jenis parquet lantai yang bisa diaplikasikan di kamar mandi dengan berbagai corak, desain dan warna hingga bisa disesuaikan dengan tema minimalis rumah kita. Parquet Untuk Kamar Mandi ini disebut Chamwood Flooring

Chamwood Flooring merupakan produk generasi ke 4 dari Floor Depot. Parquet premium ini 100% Anti Rayap serta Anti Air. Mengapa dapat disebut anti rayap? Hal ini karena bahan dasarnya bukanlah murni terbuat dari kayu ataupun kayu olahan (serbuk kayu HDF) yang memang tidak bakal tahan terhadap rayap dalam jangka waktu lama. Chamwood Flooring terbuat dari getah karet yang dipadatkan dan kemudian di press serta di laminate menggunakan decorative paper.

Penggunaan Chamwood flooring sangat cocok sekali untuk di terapkan untuk semua ruangan indoor termasuk Kamar Mandi dengan potensi kelembapan tinggi maupun memiliki potensi rayap. Chamwood tersedia di pasaran dengan ketebalan 8mm (CF 8) dan 12mm (CF 12).

Soal harga memang tidak murah, namun tetap tidak semahal parquet solid yang sudah finishing, namun kita bisa memperoleh produk yang setara dengan harganya. Semoga dengan mengetahui jenis Parquet lantai Untuk Kamar Mandi ini kita yang ingin menggunakan parquet tidak ragu lagi menerapkannya sekalipun di kamar mandi.

Baca Juga : 10 Motif Keramik Kamar Mandi Minimalis Yang Membuat Kamar Mandi Lebih Mewah.

Tips Memilih Parquet Lantai

Parquet atau biasa disebut parket, lantai kayu atau wood flooring sekarang sudah mulai banyak diaplikasikan di Indonesia, terutama oleh kalangan menengah ke atas yang mempunyai dana lebih dalam berkreasi dalam home interior ataupun di perkantoran dan juga ruang dalam tempat bisnis (gallery, ruko, booth, restoran dan lainnya). Sekarang sudah tersedia berbagai merek parquet yang ada dipasaran dengan berbagai macam gimmick dan bahan beserta kelebihannya.

Setiap merek parquet lantai terdiri dari berbagai ukuran, tipe, corak maupun motif kayu. Diluar permasalahan corak atau warna dari parquet yang cocok bagi interior rumah kita, terdapat beberapa hal yang mesti kita perhatikan sebelum kita membeli parquet.

 

Berikut ini Tips Memilih Parquet lantai kayu rumah kita.

Instalasi cepat dan mudah

Jatuhkan pilihan pada parquet yang mudah cara pemasangannya, bahkan bila memungkinkan kita dapat memasang sendiri parquet tersebut. Tidak perlu atau sangat minimal dalam penggunaan adhesive (lem, sealant ataupun zat adhesive lain yang sebetulnya tidak baik bagi kesehatan) dalam pemasangnya. Parquet juga mesti bisa bisa di bongkar pasang kembali tanpa harus merusaknya.

Mudah dalam pembersihan dan perawatan (Easy Care).

Pilihlah jenis parquet yang mudah dalam membersihkan dan merawatnya, tidak perlu melakukan perawatan khusus seperti di poles ataupun di plitur, dll.

Tidak meninggalkan noda (Stain Resistant).

Pilihlah jenis parquet yang tidak meninggalkan noda seperti bekas tumpahan kopi, sirup, dan lain sebagainya yang tumpah tidak sengaja, tidak menyerap dan meninggalkan noda di parquet. Parquet yang pada lapisan paling atasnya mempunyai lapisan overlay, melamine resin ataupun aluminium oxide umumnya mampu untuk menghalau noda.

Tidak mudah terbakar (Flame Resistant)

Parquet yang kita pilih harus dapat kuat menahan api, ini sangat penting karena kayu bersifat mudah terbakar. Kayu yang telah diolah menjadi lembaran parquet harus sudah dilengkapi oleh lapisan khusus yang bisa menghambat rambatan api pada lantai kayu tersebut.

Tahan terhadap benturan (Impact Resistant).

Parquet yang memiliki kualitas baik tentu sudah melalui proses penekanan dan juga pemadatan yang baik (pressing) hingga menghasilkan papan HDF yang padat dan kuat. Bila ada benda yang jatuh mengenai lantai parquet dalam batas yang wajar, tidak akan ada bekas benturan.

Corak tidak mudah pudar

Parquet yang kuat dalam waktu yang lama tentu menjadi dambaan kita. Dengan begitu kita tidak perlu mengganti dalam periode tertentu yang disebabkan warnanya kusam. Kita bisa melihat di brosur produk. Pilihlah parquet yang sudah mempunyai lapisan overlay, melamine resin ataupun aluminium oxide pada atas papan High Density Fiber (HDF) parquet tersebut.

Daya tahan terhadap abrasi / foot step (Abrasion Resistant).

Daya tahan parket terhadap abrasi foot traffic atau lalu lintas hilir mudik manusia dan juga barang umumnya di nyatakan dengan AC (Abrasion Class). Jika suatu ruangan jarang dilewati oleh orang yang lalu lalang, mungkin lantai parket dengan kelas AC1-AC2 masih cukup. Tapi disarankan untuk memilih AC dengan minimal rating AC3 yang cocok bagi perumahan dan juga komersial.

Green Certification

Parquet di buat dari bahan dasar kayu, dan kayu didapat dari hutan. Karenanya kita mesti mencari produsen parquet yang telah memiliki Green Certification, yang berarti kayu asal parquet yang dihasilkan adalah Enviromentally friendly ataupun parquet yang dibuat dari bahan kayu olahan yang legal dan juga berasal dari hutan produksi yang terperbaharui (renewable resources), bukan hasil dari pembalakan liar.

Semoga saja Tips Memilih dan menggunakan Parquet lantai untuk kamar mandi ini bisa membantu kita semua yang sedang mempertimbangkan untuk memilih parquet bagi interior rumah idaman kita.

Related posts